Posts

Kisah Pengangkatan Umar bin Abdul Aziz Menjadi Khalifah

Image
Di antara kebaikan-kebaikan Sulaimana bin Abdul Malik adalah bahwa dia berkenan menerima nasihat dari seorang ulama ahli fikih, Raja’ bin Haiwah al-Kindi, yang mengusulkan ketika Sulaiman dalam keadaan sakit dan akhirnya wafat, agar mengangkat Umar bin Abdul Aziz sebagai penerusnya. Akhirnya Sulaiman menetapkan surat wasiat yang tidak memberi celah bagi setan sedikit pun (Ashr ad-Daulatain al-Umawiyah wa al-Abbasiyah, Hal: 37). Ibnu Sirin mengatakan, “Semoga Allah merahmati Sulaiman, dia mengawali kekhalifahannya dengan menghidupkan shalat dan mengakhirinya dengan menunjuk Umar bin Abdul Aziz sebagai penerusnya.” Khalifah Sulaiman wafat tahun 99H, Umar bin Abdul Aziz menshalatkan jenazahnya, tertulis dalam stempelnya, “Aku beriman kepada Allah dengan ikhlas.” (Siyar A’lam Nubala, 5: 11-12). Ada beberapa riwayat tentang pengangkatan Umar bin Abdul Aziz sebagai khalifah. Di antara riwayat-riwayat tersebut adalah yang dikisahkan oleh Ibnu Sa’ad dalam ath-Thabaqat dari Suhail bin Abu Suhai...

Maryam Teladan Bagi Muslimah

Image
Maryam adalah wanita terbaik sepanjang masa. Wanita terbaik dalam kurun sejarah wanita, dari Hawa hingga kelak yang terakhir, entah siapa. Banyak kaum hawa mencari idola dan suri teladan. Namun mereka tidak tahu siapa kiranya yang pantas diteladani. Yang lain, ada yang punya idola, tapi terkadang hanya latah dan salah langkah. Apakah wanita muslimah tahu tentang Maryam? Tahukah wanita muslimah bahwa Allah telah memujinya sebagai wanita dalam peradaban manusia? Allah ﷻ berifman, وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ “Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).” (QS. Ali Imran: 42). Dialah pemuka kaum wanita di surga. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَ...

Pelita Si Buta

-----:: Pelita si Buta ::----- Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Melihat hal itu, orang buta tersebut terbahak dan berkata, "Buat apa saya bawa pelita ? Kan sama saja buat saya ! Saya bisa pulang kok." Dengan lembut sahabatnya menjawab, "Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu." Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta. Dalam kagetnya, ia mengomel, "Hei, kamu kan punya mata ! Beri jalan buat orang buta dong !" Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu. -----***----- Kemudian orang buta tersebut melanjutkan perjalanan. Tak berapa lama, seorang pejalan lainnya menabrak si buta. Kali ini si buta bertambah marah, "Apa kamu buta ? Tidak bisa lihat ya ? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat !" Pejalan itu menukas, "Kamu yang buta !...

Semuanya Telah Ditentukan...

Tak perlu dikhawatirkan | hidup kita sudah ditentukan jalannya | setiap diri kita telah berlaku | qodho dan qodarnya Allah | ada yang baik dan ada yang buruk | kadang kita ketawa | kadang diselingi dengan kesedihan | bahagia dan derita itu | jalannya selalu beriringan | menghiasi jalan hidup kita. Disa'at ada pertemuan | tentu ada perpisahan | kenangan indah sa'at berjumpa | menghiasi dikala berpisah | itu sudah biasa diantara kita. Ketika kaki kanan melangkah maju | kaki kiri hendak menghentikan | sekedar ingin menoleh kebelakang | mengucapkan sepatah kata | semoga engkau bahagia. Kecintaan yang tulus | akan menumbuhkan akar yang kuat | melahirkan batang yang kokoh | mengeluarkan daun dan ranting yg rindang | menghasilkan buah yang manis. Cinta kepada seseorang adalah sebagian dari tanda berakal | berkasih sayang kepada sesama manusia adalah satu sedekah | pertanyaan yang baik adalah sebagian dari ilmu | pandai berencana adalah sebagian dari penghidupan. Salam ukhuwah fillah

Alex, Al-Quran Membuatku Takjub

Image
Alex sedang membaca Alkitab ketika perayaan Thansgiving pada 2010. Sembari membaca, ia merasa ada hal yang perlu dipertanyakan. Lalu ia coba bandingkan dengan ajaran berbeda. Islam selanjutnya menjadi agama pembanding itu. “Saya mulai melakukan penelitian tentang agama-agama lain, namun semua tidak sesuai dengan harapan saya kecuali ajaran Islam,” kata dia seperti dikutip onislam.net, Senin (14/1). Selanjutnya, ia mulai meneliti tentang sejarah Alquran. Ia cari melalui internet. Hal yang membuatnya tertarik, ia mengetahui tidak ada yang berubah dari Alquran sejak 14 abad silam. Menemukan Islam Lewat Mimpi Setelah mengetahui sejarah Kabah sebenarnya, Alex memutuskan memeluk Islam. Usai bersyadahat, hal selanjutnya yang dilakukan Alex adalah meyakinkan keluarganya atas putusannya itu. “Saya ingin memberitahu mereka. Dengan hanya mengatakan baca dan baca. Itu saja,” tegas Alex seperti dinukil dari Onislam.net. Sejenak melupakan persoalan bersama keluarganya, Alex yang terpukau dengan Alqu...

Berbulan Madu dengan Bidadari

Image
Bismillahirrahmanirrahim... bulan madu Di kota Suffah tinggallah seorang pemuda bernama Zahid. Ia hidup pada zaman Rasulullah SAW. Setiap hari ia tinggal di Masjid Madinah. Zahid memang bukan pemuda tampan. Di usianya yang ke-35, ia belum juga menikah. Suatu hari, ketika Zahid sedang mengasah pedangnya, tiba-tiba Rasulullah datang dan mengucapkan salam kepadanya. Zahid terkejut dan menjawabnya dengan gugup. "Wahai saudaraku Zahid, selama ini engkau tampak sendiri saja", sapa Rasulullah SAW. "Allah bersamaku, wahai Rasulullah", jawab Zahid. "Maksudku, mengapa selama ini engkau masih lajang..? apakah tak ada dalam benakmu keinginan untuk menikah..?", tanya beliau lagi. Zahid menjawab, "Wahai Rasulullah, aku ini lelaki yang tidak mempunyai pekerjaan tetap, apalagi wajahku sangat tak memenuhi syarat, siapa wanita yang mau denganku..?". "Mudah saja kalau kau mau..!" kata Rasulullah menimpali. Zahid hanya termangu. Tak lama kemudian Ra...

Lee Woon-Jae, Pemain Muslim di Timnas Korsel

Image
kisahmuallaf.com – Sosok Lee Woon-Jae tidak terlalu asing bagi penggemar sepak bola di Indonesia. Pasalnya, kiper Suwon Samsung Bluewings ini pernah tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno, khususnya di Piala Asia kemarin. Tapi tahukah Anda jika dia seorang Muslim? Woon-Jae, lahir 26 April, 1973 di Cheongju, bertinggi badan 182cm dan berat 82 kg, Woon-Jae menjadi palang pintu terakhir tim nasional Korea Selatan. Woon Jae pernah memukau publik Indonesia di Piala Asia 2007. Saat ini, Woon-Jae memperkuat tim Suwon Samsung Bluewings di ajang Liga Korea, tidak hanya itu saja, Woon-Jae juga memperkuat Korea Selatan di Piala Dunia 1994, 2002 dan 2006. Perkenalannya dengan Islam, terjadi di tahun 2004, sebelumnya, Woon-Jae memeluk agama yang mayoritas di Negaranya, namun seiring perkembangan Islam di Korea Selatan, Woon-Jae memutuskan untuk pindah Islam, dan taat menjalankan sholat dan puasa. Karier Woon-Jae moncer ketika dia berhasil mementahkan tendangan penalti keempat Spanyol di perempat...