Posts

Showing posts from July, 2016

Suatu Masa, Ketika Islam Menjadi Adidaya

Image
Oleh Irena Handono Penyerahan kunci Istana Al-Hamra oleh Sultan Muhammad As-Shaghir kepada Raja Ferdinand dan Isabella pada 2 January 1492 M menandai berakhirnya kekuasaan Islam di Spanyol. Itu artinya, secara politik islam sama sekali tidak memiliki hak terhadap Spanyol. Namun berakhirnya kekuasaan islam di Spanyol tidak serta merta mengakhiri kisah kaum muslimin di negeri itu, penyerahan kekuasaan justru merupakan awal dari sejarah kelam kaum muslimin disana. Piagam Granada yang menjanjikan kebebasan beragama bagi kaum muslimin rupanya tidak berumur panjang. Pada tahun 1502 umat islam diberi dua opsi, mameluk Kristen atau pergi meninggalkan bumi Spanyol. Artinya, menetap di Spanyol dengan tetap memeluk agama islam sama artinya dengan bunuh diri. Banyak kaum muslimin yang memilih meninggalkan Spanyol, namun tidak sedikit yang memilih pindah agama secara dzohir, namun tetap beribadah secara islami dengan sembunyi-sembunyi. Mereka inilah yang kemudian dikenal sebagai kaum Moriscos. Seir...

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kumandangkan azan subuh di Masjid 'Bestepe' Istana Kepresidenan

Image
TURKI (Arrahmah.com) – Sebuah upaya kudeta yang dilakukan oleh beberapa anggota militer Turki berhasil digagalkan. Sekelompok tentara Turki yang sebelumnya secara resmi menyatakan kudeta dan darurat militer mengklaim telah mengambil alih sebagian negara, di mana bandara utama di Istanbul ditutup dan jet tempur terlihat di langit Turki. Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam panggilan telepon kepada penyiar radio CNN Turk pada Jum’at (15/7/2016) menegaskan bahwa dirinya masih menjadi kepala negara dan militer, ia menyeru kepada rakyat untuk turun ke jalan melawan kudeta. “Kami akan mengatasi hal ini,” tegas Erdogan melalui panggilan video. Dia meminta para pengikutnya untuk turun ke jalan untuk membela pemerintahnya dan mengatakan bahwa komplotan kudeta akan membayar harga yang tidak sedikit atas hal ini. Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim mengatakan bahwa ribuan orang pun memenuhi seruan Presiden Erdogan untuk turun ke jalan. Erdogan dikenal sebagai seorang presiden yang dekat dengan ...

Al-Qassam berjanji akan membebaskan tahanan Palestina dari penjara-penjara "Israel"

Image
GAZA (Arrahmah.com) – Al-Qassam berjanji akan membebaskan semua tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara “Israel”, lansir MEMO (21/7/2016). Dalam sebuah laporan yang diterbitkan di situsnya, Al-Qassam mengatakan, “Musuh (“Israel”) sedang bingung dan akan tetap selalu bingung meskipun mereka memiliki semua teknologi dan peralatan yang cerdas itu. Semuanya tidak akan mendapatkan secuil pun informasi tentang tentaranya, yang saat ini disimpan di tempat yang tidak diketahui.” Pada tanggal 20 Juli 2014, Al-Qassam menahan seorang tentara “Israel” dari medan perang di timur kota Gaza. Sampai sekarang belum diketahui lokasi di mana tentara itu sedang berada dan juga tidak diketahui apakah ia masih hidup atau mati. Beberapa hari kemudian, Al-Qassam mengumumkan bahwa mereka telah menculik tentara “Israel” yang lain di kota Rafah, di bagian selatan Jalur Gaza.(fath/arrahmah.com)

Gagal Paham Tentang Politik Erdogan

Image
Banyak orang di negeri ini yang gagal paham tentang taktik berpolitik Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoga. Bahkan beberapa penulis mengumbar pikiran picik dan dangkal hanya berdasarkan berita di media dan mencari data melalui google search. Sebenarnya mereka tak tahu siapa Erdogan dan tidak mengerti sepak terjangnya. Tidak mengenal Erdogan, berarti juga tidak akan memahami rakyat Turki. Berdasarkan pandangan dan pendapat mereka, bisa dikelompokkan sbb, pertama adalah golongan yang tidak menyukai pemerintahan Jokowi dan berharap akan adanya kudeta militer seperti di Turki. Mereka adalah orang-orang yang gagal move on dan tidak pernah bisa menerima kekalahan dalam pilpres 2014. Kedua adalah golongan Islam fundamentalis yang berharap bisa mengubah Indonesia menjadi negara Islam. Golongan ini juga terbagi dua; kelompok yang mendukung Erdogan karena dia dianggap pemimpin Islam terhebat sekarang ini dan kelompok yang membenci Erdogan karena dianggap bekerja sama dengan Barat, komunis dan yah...

Antara Lemah Lembut Atau Mengikuti Lubang Biawak

Image
Oleh: Ihsan Tandjung densus88Semenjak penguasa global dunia menggulirkan megaproyek War On Terror (WOT / Perang melawan terorisme) tidak sedikit aktifis da’wah Islam yang seperti menjadi salah tingkah dalam menjalankan kegiatan da’wah. Pasalnya kian tahun kian jelas bahwa istilah War On Terror hanyalah sebuah istilah yang faktanya di lapangan berbicara lain. Hampir semua kasus yang diberi label aksi teror selalu saja menjadikan umat Islam sebagai fihak tertuduh. Bila kegiatan yang serupa dilakukan oleh bukan muslim media Barat seperti seragam untuk tidak menyebutnya sebagai tindakan aksi teror. Bila sebuah aksi jelas-jelas bermuatan teror namun yang melakukan orang Barat bukan muslim, maka pasti ada penjelasannya menurut media Barat. Sebaliknya bila sebuah peristiwa masih bermotif multiinterpretasi maka dia segera dilabel sebagai aksi teror hanya karena pelakunya berasal dari kalangan muslim. Semua hal di atas akhirnya mengarah kepada suatu public opinion making (pembentukan opini umum...

Mendapatkan Istri Cantik, Kaya, dan Shalihah (2)

Image
Sambungan... Buat sahabat 1001 Kisah Islami yang belum baca dari awal, silakan baca disini . Setibanya fitnah, Qadhi Abu Bakar membuka kantong tersebut, ternyata didalamnya ada sebuah kalung permata yang indah bernilai suangat tinggi jika dijual uangnya cukup untuk memenuhi kebutuhannya setahun, bahkan lebih. Astaghfirullah, Qadhi membaca istighfar. Ia menyadari bahwa benda itu bukan miliknya. Walaupun sedang kelaparan, ia tidak mau mperoleh makanan yang tidak baik. Sebab, sedikit atau banyak makanan yang haram yang masuk kedalam tubuh akan membuat jiwa tercemar dan jauh dari rahmat Allah Ta 'ala, dan akhirnya ia keluar rumah untuk mencari pemilik kantong tersebut. Tepat saat itu ada laki-laki tua menghentikan langkahnya. "Anak muda, apakah engkau melihat kantong sutra dikawasan jalan ini? Dikantong yang aku bawa ini berisi uang lima ratus dirham. Uang ini adalah upah yang akan kuberikan kepada orang yang menemukannya." kata laki-laki tua tersebut. Qadhi Abu Bakar ti...

Mendapatkan Istri Cantik, Kaya dan Shalehah (1)

Image
Ada seorang pemuda yang dahulu pernah belajar di Mekkah bernama Qadhi Abu Bakar Muhammad bin Abdul Baqi bin Muhammad Al-Bazzar Al-Anshari. Pada suatu hari Qadhi merasakan kelaparan, sehingga melilit perutnya, sebab dari pagi sampai siang harinya ia menahan lapar karena tidak ada yang dimakan. Kemudian Qodhi keluar dari rumahnya untuk sedikit mengurangi rasa lapar... Bismillah ia melangkahkan kakinya keluar dari rumah dengan harapan ia bisa menemukan sesuatu yang bisa ia jadikan untuk mangganjal perutnya yang kosong sejak sedari pagi. Alhamdulillah, rupanya Qodhi menemukan sesuatu yang tentunya ia harapkan terkabul. Tanpa sengaja, ia menemukan sebuah kantong dari sutra yang diikat dengan kaos kaki yang juga terbuat dari sutra tergeletak dipinggir jalan. Saat itu jalan masih sepi dan tak ada orang lewat, kemudian kantong itu diambilnya dan dibawanya pulang. Setibanya dirumah, Qodhi Abu Bakar membuka kantong tersebut. Ternyata didalamnya ada..... ? Yups,,, Sahabat 1001 Kisah Islami.... Tu...

Riwayat Imam Bukhari

Image
Imam Bukhari (194-256H) Negeri Bukhara sebagai negeri muara sungai Jihun yang terletak di sebelah utara Afghanistan dan sebelah selatan Ukraina adalah negeri yang banyak melahirkan imam-imam Ahlul hadits dan Ahlul fiqh. Negeri itu menyimpan kenangan sejarah perjuangan para imam-imam Muslimin dalam berbagai bidang ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dapat disebutkan di sini, para Imam Ahlul Hadits yang lahir dan dibesarkan di negeri Bukhara antara lain adalah: Al-Imam Abdullah bin Muhammad Abu Ja’far Al-Musnadi Al-Bukhari yang meninggal dunia di negeri tersebut pada hari Kamis bulan Dzulqa’dah tahun 220 H. dan kemudian juga lahir di Bukhara, Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim Al-Bukhari yang lahir pada tahun 194 Hijriyah dan wafat pada tahun 256 H di sebuah desa bernama Khortanak menuju arah Samarkan. Juga lahir dan dibesarkan di negeri ini Al-Imam Abi Naser Ahmad bin Muhammad bin Al-Husain Al-Kalabadzi Al-Bukhari yang lahir tahun 323 H dan meninggal tahun 398 ...